Pindah ke kcrda.blogspot.com | Selamat datang di blog ini. Semoga berguna ^^ Kami tunggu apresiasinya :)

Sabtu, 07 Desember 2013

Hilangnya Jejak Amita - Part 1

Hilangnya Jejak Anita
Karya L
picture source: districtdiva.com
Hilangnya Jejak Anita

Pagi yang cerah, mentari mulai memancarkan sinarnya. Sinar itulah yang perlahan membangunkan penghuni bumi ini dengan terang dan kehangatannya, tanda cinta Sang Pencipta kepada seluruh ciptaanNya.


Pagi itu, Amira dan adiknya, Amita sedang bersiap-siap menuju ke sekolah.
“Mir, hati-hati ya Nak, jaga adikmu baik-baik,” kata Ibu dengan perasaan kasih sayang.
“I..iya Bu. Aku akan menjaganya,” kata Amira dengan yakin.
Setelah berpamitan, Amira dan Amita segera berangkat sekolah.

***
Amira dan Amita berbeda 3 tahun. Amira yang kini menginjak bangku kelas 5 Sekolah Dasar, sedangkan adiknya baru menginjak kelas 2 Sekolah Dasar. Mereka satu sekolah, bersekolah di SD Negeri 1 Bogor.
Amira, yang saking asyiknya berjalan bersama teman-temannya, yang biasanya hanya berjalan ke sekolah bersama Amita, melangkah dengan ceria. Ceria dan riang.
“Eh, hari ini nggak ada PR kan?” tanya Risa, teman Amira yang berjalan disampingnya itu.
“Nggak kok. Tapi kan hari ini kita ulangan IPS,” jawab Amira.
Terus, berjalan. Dengan santai mereka terus berjalan.
Bel masuk sekolah masih lama, 2 jam lagi. Kebetulan mereka masuk siang. Melihat jalanan yang ramai, kendaraan berlalu lalang ke sana dan kemari. Para pejalan kaki dengan santainya berjalan seperti mereka. Begitupula para pedagang kaki lima, yang menjajakan dagangan mereka dengan semangat. Inilah suasana kota, yang sangat ramai dan menyenangkan. Tapi di balik itu ada hal yang mencengangkan dan tak bisa kita duga…
***
Sementara itu, Amita yang asyik berjalan sendiri, mengikuti kakaknya, tiba-tiba sadar kalau ia sudah sangat jauh dari kakaknya. Inilah satu kelalaian Amira yang melanggar janjinya dengan ibunya.
Tiba-tiba Amita ditarik oleh seseorang, dan ia sama sekali tidak mengetahui siapa yang menariknya.
Dan Amita pun mendengar suara ini, “ayo Bapak antar ke sekolah.”
Secara tidak sadar Amita pun menuruti pria itu dan naik ke mobil.
Amita pun dibawa pergi jauh dari situ.

Sementara itu…
“O iya Mir, Amita mana?” tanya Risa lagi.
“Amita? Eh mana ya dia? Dia di belakangku kok,” jawab Amira lagi.
“Mana? Ga ada tuh,” kata Risa.
“Hah? Iya loh, nggak ada! Duh, gimana nih?’’ Amira mendesah.
Amira pun lari mencari adiknya.
“Amitaaaa!.....”

To Be Continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan dikomentari... ^_^